Pembangunan Desa Mandiri Berbasis Teknologi Informasi

DESA_SAMBONGBANGI_2Desa merupakan bagian dari seluruh komponen Pemerintahan yang diwujudkan dalam konsep kesederhanaan masyarakat. Kehidupan dipedesaan dst. Desa merupakan bagian dari seluruh komponen Pemerintahan yang diwujudkan dalam konsep kesederhanaan masyarakat. Kehidupan dipedesaan dst. Desa merupakan bagian dari seluruh komponen Pemerintahan yang diwujudkan dalam konsep kesederhanaan masyarakat. Kehidupan dipedesaan dst. Desa merupakan bagian dari seluruh komponen Pemerintahan yang diwujudkan dalam konsep kesederhanaan masyarakat. Kehidupan dipedesaan dst. Desa merupakan bagian dari seluruh komponen Pemerintahan yang diwujudkan dalam konsep kesederhanaan masyarakat. Kehidupan dipedesaan dst.

Contoh Kuesioner

Analisis Perbandingan Pola Bobot pada Jaringan Syaraf Tiruan Self Organizing Map Sebagai Pemodelan Cluster Data

Self-Organizing-Feature-MapPembobotan merupakan bagian utama dari sebuah proses pada konsep Jaringan Syaraf Tiruan Self Organizing Map (SOM). Ide dasar SOM adalah bagaimana otak merekam pola yang dikenalinya melalui mata kemudian mampu mengungkapkan kembali pola tersebut. Arsitektur Jaringan Syaraf SOM terdiri dari atas Input, Output, Learning Rate, dan Bobot. Pembobotan pada SOM memiliki karakteristik yang harus diteliti lebih lanjut bagaimana pola dan nilainya dalam penentuan cluster. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data latih yang bervariasi yaitu 1000, 2500, 3500 dan 5000 dengan maksmum epoch 100. Kasus dalam penelitian ini adalah pengelompokan data katalog buku dengan jumlah input 8 dan  learning rate awal 0.6. Baca lebih lanjut

Perbandingan Internet Service Provider di Wilayah Dramaga Bogor Berdasarkan Trafic Packet Internet Groper

hhKeterbatasan kecepatan akses internet di Indonesia menjadi hambatan bagi pengguna internet untuk keperluan dan pekerjaan seseorang. Delapan Provider penyedia layanan Internet di Indonesia akan diukur berdasarkan Trafic Packet Internet Groper sebagai ukuran kecepatan didaerah Dramaga Bogor. Berdasarkan hasil analisis antara Round Trip Times dengan Packet Loss tidak selalu berjalan searah atau tidak benar bahwa jika Round Trip Times semakin besar maka Packet Loss juga semakin besar begitu juga sebaliknya. IPB dan Speedy mempunyai nilai persentase minimum baik Round Trip Times, Packet Loss maupun total keduanya, hal ini dapat dikatakan bahwa untuk daerah Dramanaga Bogor, ISP IPB dan Speedy adalah yang terbaik. Sedangkan Indosat memiliki Traceroute (Tracert) terbesar sehingga dapat dikatakan ranking terendah diatara yang lainnya. Baca lebih lanjut

Sistem Informasi Cerdas (Intelligence Information System)

aiSistem informasi adalah sekumpulan komponen pembentuk sistem yang mempunyai keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya yang bertujuan menghasilkan suatu informasi dalam suatu bidang tertentu. Dalam sistem informasi diperlukannya klasifikasi alur informasi, hal ini disebabkan keanekaragaman kebutuhan akan suatu informasi oleh pengguna informasi. Kriteria dari sistem informasi antara lain, fleksibel, efektif dan efisien.

Information System (Sistem Informasi) mengajarkan landasan ilmu pengetahuan dan penerapan Teknologi Informasi dalam suatu organisasi. Terkait hal tersebut sistem informasi dibagi atas tiga aspek yaitu Komputer, Manajemen dan Bisnis.

Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) adalah suatu bidang sains computer yang ditujukan untuk menyempurnakan kinerja sistem instrumentasi elektronika. Baca lebih lanjut

Pengembangan Sistem Informasi

Pendahuluan

Pengembangan sistem informasi manajemen dilakukan melalui beberapa tahap, dimana masing-masing langkah menghasilkan suatu yang lebih rinci dari tahap sebelumnya. Tahap awal dari pengembangan sistem umumnya dimulai dengan mendeskripsikan kebutuhan pengguna dari sisi pendekatan sistem rencana stratejik yang bersifat makro, diikuti dengan penjabaran rencana stratejik dan kebutuhan organisasi jangka menengah dan jangka panjang, lazimnya untuk periode 3 sampai 5 tahun. Masukan (input) utama yang dibutuhkan dalam tahap ini mencakup:

Tahap-tahap Pengembangan Sistem

1.Tahap Perencanaan

Tahap ini merupakan suatu rangkaian kegiatan sejak ide pertama yang melatarbelakangi pelaksanaan pengembangan sistem tersebut dilontarkan. Baca lebih lanjut

Perancangan Pusat Sistem Informasi Cerita Rakyat Melayu Riau Berbasis Geographic Information System (GIS)

LPP UIN Suska Riau 2013

Nesdi Evrilyan Rozanda, S.Kom, M.Sc dan Mustakim, S.T

PENELITIAN PENGUATAN PUSAT-PUSAT PENELITIAN LPP TAHUN 2013

Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LPP) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

ABSTRAK

Cerita Legenda atau Cerita Rakyat merupakan warisan budaya bangsa yang harus dilestarikan dan dipelajari akan kisah-kisah tauladan yang terkandung didalamnya. Seperti halnya Provinsi Riau yang memiliki banyak Cerita Rakyat Melayu yang hingga sampai saat ini hanya sedikit referensi yang tersedia, selain itu mempersulit para masyarakat untuk dapat mengetahui dan mempelajari tentang cerita Baca lebih lanjut

Penerapan Metode Simple Additive Weighting (SAW) Sebagai Area Rank System(ARS) Berdasarkan Tingkat Pendidikan Penduduk Dengan Pendekatan Multy Attribut Decision Making(MADM)

Jurnal SiTekin 2013

Mustakim
Jurusan Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Suska Riau
Jl. HR. Soebrantas KM. 18 Panam Pekanbaru – Riau
Email :mustakim@uin-suska.ac.id

ABSTRAK
Pendidikan  merupakan  cikal  bakal  dari  kehidupan  sebuah  Bangsa  dan  Negara,  komponen  utama  dalam memajukan pendidikan adalah pemerintah selain masyarakat itu sendiri. Pendidikan berarti erat kaitannya dengan penilaian, perangkingan dan penyeleksian. Penyeleksian atau perangkingan dilakukan untuk mendapatkan hasil terbaik secara data yang akurat. Banyak cara untuk melakukan peyeleksian atau perangkingan tetapi banyak juga yang mengalami kesalahan, kekurangan dan ketidak efektifan. Metode Multi-Attribut Decision Making(MADM) dan metode Simple Additive Weighting (SAW) merupakan salah satu metode Baca lebih lanjut

Perancangan Aplikasi Perangkingan Penerima Beasiswa Menggunakan Metode Technique For Order Preference by Similarity to Ideal Solution(TOPSIS)

Seminar Nasional Teknologi Informasi, Komunikasi dan Industri (SNTIKI) 5 ISSN : 2085-9902 Pekanbaru, 2 Oktober 2013

Mustakim, Wulan Darianto
Jurusan Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Suska Riau
Jl. HR. Soebrantas KM. 18 Panam Pekanbaru – Riau
Email : mhoezma@yahoo.co.id, wulandarianto@yahoo.com

ABSTRAK
Dalam  menentukan  penerima  beasiswa  secara  manual  menyebabkan  pengelolaan  data beasiswa  yang tidak  efisien  terutama  dari  segi  waktu  dan  banyaknya  perulangan  proses  yang  sebenarnya  dapat diefisienkan. Pengolaan data beasiswa yang belum terakumulasi menggunakan database secara optimal juga menyebabkan kesulitan dalam pemrosesan data. Oleh karena itu, perlu adanya suatu sistem yang mendukung  proses  penentuan  penerima  beasiswa,  sehingga  dapat  mempersingkat  waktu penyeleksian dan  dapat  meningkatkan  kualitas  keputusan  dalam  menentukan  penerima  beasiswa  tersebut.  Baca lebih lanjut

Rancang Bangun Aplikasi Monitoring Kinerja dan Evaluasi Dosen Berdasarkan Hak dan Kewajiban Menggunakan Metode The Satisficing Models

Seminar Nasional Sistem dan Informatika 2012; Bali, November 17, 2012

Mustakim
Jurusan Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Suska Riau
mhoezma@yahoo.co.id

Salah satu hal yang menjadi unsur penunjang akreditasi adalah dosen, kehadiran dan kreatifitas dosen sering kali  menjadi  masalah  kecil  akan  tetapi  mengakibatkan  banyak  hal  yang  dirugikan,  pimpinan  akan  sulit  sekali memonitoring bagaimana kinerja seorang dosen dalam kurun waktu satu semester, akibat adanya kurang disiplin serta tidak susuai dengan hak dan kewajiban sebagai seorang dosen. Metode The Satisficing Model merupakan metode yang diterapkan dalam membangun aplikasi untuk memonitoring dan mengevaluasi kinerja dosen yang dihitung berdasarkan atas hak dan kewajibanya. Baca lebih lanjut

Pemetaan Digital dan Pengelompokan Lahan Hijau di Wilayah Provinsi Riau Berdasarkan Knoledge Discovery in Databases (KDD) dengan Teknik K-Means Mining

Seminar Nasional Teknologi Informasi, Komunikasi dan Industri (SNTIKI) 4  ISSN : 2085-9902 Pekanbaru, 3 Oktober 2012

Mustakim
Jurusan Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Suska Riau
Jl. HR. Soebrantas KM. 18 Panam Pekanbaru – Riau
Email : mhoezma@yahoo.co.id

ABSTRAK
Perkembangan teknologi semakin meningkat disemua kalangan, baik di lingkungan pendidikan, instansi  maupun  perusahaan,  teknologi  tersebut salah satunya adalah internet dan pemetaan.  Peranan penting  peta  adalah  memberikan  informasi  kepada  pembaca  atau  akses  digital,  pada  kasus  ini dilakukannya  pemetaan  digital  untuk  pengelompokan  lahan  hijau  di  Riau   dengan  menggunakan  KDD teknik  data  mining.  Lahan  hijau  yang  dimaksudkan  pada  topik  yang  dibahas  adalah  Hutan.  Baca lebih lanjut